Khutbah Iduladha: Hakikat Pengorbanan di Masa Pandemi
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Pada mulanya keberadaan Masjid Perumahan Jatijajar dimaksudkan sebagai tempat ibadah masyarakat muslim yang tinggal di sekitar wilayah kompleks perumahan Jatijajar dan sekitarnya.
Awal mula berdirinya masjid ini merupakan cita-cita warga muslim Perumahan Jatijajar dimana lokasi tanahnya telah dialokasikan oleh pihak developer sejak tahun 1995. ketika itu dimulai pada bulan Ramadhan dengan melaksanakam sholat berjamaah di rumah-rumah warga secara bergantian. Semakin bertambahnya warga namun fisik masjid belum juga di bangun oleh pihak developer, maka dengan inisiatif warga sholat berjamaah menggunakan bangunan bekas gudang material developer yang berlokasi diatas tanah calon masjid tersebut.
Kegiatan demi kegiatan terus berjalan di masjid yang sederhana itu, dan dengan dukungan warga muslim dan pengurus RW dan RT setempat, pada tahun 1996 penggalangan dana untuk pendirian masjid Baiturrahman terbentuk dengan niat agar seluruh kegiatan kaum muslimin kompleks segala usia terpusat di masjid, meskipun pada saat itu masjid ini belum berbadan hukum resmi. Pendirian fisik masjid dipercepat oleh warga untuk mengantisipasi agar pihak developer tidak berubah pikiran untuk menjadikan lahan tersebut untuk fasilitas umum lainnya.
Pada tahun 2002 telah terbit Akta Pendirian Yayasan Baiturrahman No.16 tgl. 20 November 2002 oleh Notaris Ny.Sastriany Josoprawiro, SH di Jakarta Selatan.
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Kemenag mengajak umat Islam, utamanya yang berada di Zona PPKM Darurat, serta zona..
Khutbah Pertama اَلْØÙŽÙ…ْد٠للهÙ..